selalu saja seperti itu
entah ada apa dan bagaimana
dan kemudian tiba tiba menyalahkan satu sama lain
tanpa harus tahu pasti ada apa dan bagaimana
ingin rasanya menghilang begitu saja
ingin rasanya terbang jauh dan bersembunyi di awan
tapi selalu saja gagal
tapi selalu saja tak bisa
terasa beberapa magnet menarik semua hal itu
entah mau dimana? entah mau bulan apa? entah mau dalam situasi dan kondisi bagaimana?
entah itu di suhu minus sekali pun - bayangannya gentayangan -
dan kini ia kembali berjalan - mengabur - menghilang - tertelan - dan kemudian datang lagi tanpa undangan - begitu seterusnya "GENTAYANGAN"
dan kini malam itu pun berdusta
seakan semua nya baik baik saja
seakan semua nya akan aman aman saja
akankah tiap malam malam selanjutnya dia berdusta ???
akankah dia tertelan dan tidak datang untuk menghantui ???
akankah dia tahu bagaimana sakitnya di tinggalkan ???
Jumat, 25 Februari 2011
Kamis, 27 Januari 2011
Akankah Semuanya Menjadi Indah ???
cahaya itu mulai terang
sangat terang dan berbeda dengan hari hari sebelumnya
aneh tapi nyata...ini fakta...ini realita...
sangat terang dan berbeda dengan hari hari sebelumnya
aneh tapi nyata...ini fakta...ini realita...
bingung entah kenapa....Tuhan memperlihatkan kekuasaanya
kokokan ayam mulai menyapa dari bilik peraduan
terbangun dari mimpi mimpi aneh yang dilalui nya beberapa hari terakhir ini
kokokan ayam mulai menyapa dari bilik peraduan
terbangun dari mimpi mimpi aneh yang dilalui nya beberapa hari terakhir ini
ada ketakutan yang sangat besar di mimpi itu
berharap semua itu hanya bunga tidur yang abstrak, dan tak mungkin jadi nyata...
walaupun dia menjadi nyata...akan ku ubah jalan ceritanya menjadi indah...
JALANKU MASIH PANJANG....Akankah Semuanya Menjadi Indah ???
berharap semua itu hanya bunga tidur yang abstrak, dan tak mungkin jadi nyata...
walaupun dia menjadi nyata...akan ku ubah jalan ceritanya menjadi indah...
JALANKU MASIH PANJANG....Akankah Semuanya Menjadi Indah ???
ingin merubah mimpi mimpi itu menjadi nyata dan indah
sembari berfikir ditemani cahaya mentari kota ini yang sangat menyengat dan silau
tak ingin dihantui masa lalu dan mengulangi kesalahan kesalahan yang sama
ingin berbuat yang baik baik saja....walaupun mereka mereka mengartikannya lain
ini hidupku kawan....bukan hiudupmu....aku-aku-kamu-kamu-
sautan kokokan si bangkok itu bertambah nyaring...
kembali terpaut mimpi dan tersedar oleh suara nyaring sang BUNDA
bangun nak....sudah PAGI !!!
sembari berfikir ditemani cahaya mentari kota ini yang sangat menyengat dan silau
tak ingin dihantui masa lalu dan mengulangi kesalahan kesalahan yang sama
ingin berbuat yang baik baik saja....walaupun mereka mereka mengartikannya lain
ini hidupku kawan....bukan hiudupmu....aku-aku-kamu-kamu-
sautan kokokan si bangkok itu bertambah nyaring...
kembali terpaut mimpi dan tersedar oleh suara nyaring sang BUNDA
bangun nak....sudah PAGI !!!
Rabu, 19 Januari 2011
-- bulan purnama tak tersenyum lagi --
kuning ... bulat ... cerah ... tapi murung
canda ... tawa ... tapi murung
ada gumpalan awan hitam yang menyelimutinya
bak aura gelap yang sering sekali menghantui
ada kedip kedip geli dari temannya
ada suara suara aneh disekitarnya
ada beribu wajah sinting menghantuinya
ada tangisan bidadari beradu centilannya
purnama itu tak tersenyum lagi...entah mengapa...tanya mengapa...
tiap malam dia menangis deras...berasa sangat perih...dengan tawaan guntur menggelegar
menari dan kemudian menangis kembali
tersenyum dan kemudian tertawa palsu
terdiam dalam kata...melamun dalam rasa
kemudian bermimpi walau dia melupakanmu selama setengah tahun
tak mau tersenyum lagi dihadapannya...benci pun bercampur dendam
tapi tak seorang pun tahu akan itu...berusaha cerah walau sebenarnya gelap
tak lagi berfikir panjang untuk memutuskan semuanya...sesal pun datang...tak ingin mencoba lagi...patah hati...sedih...hancur...luluh lantah...
bintang bintang pun pergi begitu saja...suara suara aneh menghilang...awan hitam dan tebal pun menutupi...bulan purnama tak tersenyum lagi...
tapi esok saya bisa menjamin kalau dia akan tersenyum lebar dan sumrigah
badai itu berlalu...dan semua akan tahu siapa yang benar...dan siapa yang akan menyesal
ini permainan...kau harus tahu itu...dan saya yang akan jadi juaranya
canda ... tawa ... tapi murung
ada gumpalan awan hitam yang menyelimutinya
bak aura gelap yang sering sekali menghantui
ada kedip kedip geli dari temannya
ada suara suara aneh disekitarnya
ada beribu wajah sinting menghantuinya
ada tangisan bidadari beradu centilannya
purnama itu tak tersenyum lagi...entah mengapa...tanya mengapa...
tiap malam dia menangis deras...berasa sangat perih...dengan tawaan guntur menggelegar
menari dan kemudian menangis kembali
tersenyum dan kemudian tertawa palsu
terdiam dalam kata...melamun dalam rasa
kemudian bermimpi walau dia melupakanmu selama setengah tahun
tak mau tersenyum lagi dihadapannya...benci pun bercampur dendam
tapi tak seorang pun tahu akan itu...berusaha cerah walau sebenarnya gelap
tak lagi berfikir panjang untuk memutuskan semuanya...sesal pun datang...tak ingin mencoba lagi...patah hati...sedih...hancur...luluh lantah...
bintang bintang pun pergi begitu saja...suara suara aneh menghilang...awan hitam dan tebal pun menutupi...bulan purnama tak tersenyum lagi...
tapi esok saya bisa menjamin kalau dia akan tersenyum lebar dan sumrigah
badai itu berlalu...dan semua akan tahu siapa yang benar...dan siapa yang akan menyesal
ini permainan...kau harus tahu itu...dan saya yang akan jadi juaranya
Langganan:
Postingan (Atom)