Senin, 17 Januari 2011
lagu lama datang lagi di JANUARI
dia datang lagi di JANUARI ini
sambil bernyanyi dengan irama lagu lama
berselimut dalam drama tepat dua tahun lalu
bersenandungkan luka luka perih yg belum kering
kemudian tersayat bahkan lebih sakit lagi
butuh obat merah atau sekalian saja tetesan jeruk nipis
bidadari januari kemudian menari lagi di atas langit-langit bilik peraduan
sepi.sunyi.dingin serasa menyatu dan kemuadian membuatnya menjadi rapuh
tanya mengapa dia datang di awal tahun kelinci kali ini
tidak kah dia puas datang pada saat 2 tahun lalu di tahun kerbau
ataukah dia hanya bertahan sampai januari saja
besar harap seperti itu???
kembali mencari tahu tentang apa?kenapa?dan bagaimana?
ataukah tetap diam menunggu jawaban hingga januari selesai ?!@##@$#^
Rabu, 12 Januari 2011
Januari itu beda dengan Desember
butuh waktu berapa lama lagi sehingga ingatan indah itu terhapus
sampai sekarang pun itu belum terhapus
bahkan mengabur pun belum terjadi sama sekali
berusaha tegar walau itu sakit
berusaha bijak walau itu susah
tak pernah lagi mengingat semuanya di dunia nyata
eh tau tau dia aktif datang di dunia mimpi
mau bagaimana lagi -- harus bagaimana lagi
januari kini datang tanpa dipersiapkan
dua tahun lebih itu tidak mudah untuk dijalani
tapi mau bagaimana lagi
ini permainan yang kau pinta duluan
aku ikuti permainan mu kali ini
dan ternyata diri ku pun terjebak dalam desember dua tahun lalu
bahkan januari dua tahun ini pun tak bisa ku terima begitu saja
didepan sana ada banyak pilihan
di tiap januari ada banyak pilihan yg sangat berbeda dengan desember
di tiap januari ada banyak yang hilang berbeda dengan desember
dan di januari kali ini tetap seperti itu...januari berbeda dengan desember
januari itu memilih -- januari itu dijalani
hidup itu memilih -- pilih salah satunya
dan jalani dengan bahagia*kutipan kata bijak salah seorang tmn di sebuah situs jejaring sosial*
Sabtu, 20 November 2010
SALAHKAH saya jika harus berkata kalau ini hanya sebuah KEBETULAN belaka???
tak ingin lagi terlalu banyak waktu yang dihabisakan dengan melihat sinar rembulan yang mulai tersembunyi dan enggan menemani ku...
setengah tahun berlalu tanpa kreasi dan inovasi, kutemukan diriku tetap pada titik yang sama, bahkan mulai merosot jatuh...masih membayangkan masa lalu--mengingat--dan kemudian berandai-andai dengan semuanya yang jelas-jelas tak pasti...
masih mencari mentari cerah dan hangat disetiap pagi nya...masih kudapatkan walaupun itu hanya sesekali...maafkan saya yang jarang berucap syukur terhadap nikmat mu tuhan....
kelalaian serta kehilafan selalu saja terjadi dan berulang-ulang....hanya dikarenakan sesuatu hal yang menurut saya sangat fatal tapi tak sangat berarti bagi orang orang disekelilingku....bahkan yang berada dalam satu lingkaran setan ini...semua hanya menganggap nya angin lalu....SANTAI...amat sedarhana dengan bersembunyi di balik kata kata santai..masa bodoh...no comment dan sebagainya....saya juga tahu kok...sampai saat ini saya masih bisa kok membaca gerakan non verbal...
memang rasa bersalah itu baru datang ketika enam bulan setelah kejadian seperti ini...tak apalah....sebuah proses pendewasaan pun dimulai di pertengahan usia dua puluh kali ini....
berulangkali harus jatuh pada lubang yang sama dan jauh terperosot kemudian bangkit berulang-ulang itu sudah biasa...sudah lumrah dan harus dijalani dan kemudian berusaha se tegar mungkin untuk tidak jatuh pada lubang itu lagi....
SALAHKAH saya jika harus menghindar???
SALAHKAH saya jika harus berlari jauh dari sebuah takdir???
SALAHKAH saya jika harus mempersalahkan keadaan ini???
SALAHKAH saya jika harus berkata kalau ini hanya sebuah KEBETULAN belaka???